Suatu Model Teknologi Pendidikan untuk Pemerataan kesempatan pendidikan di Indonesia
Model tegnologi pendidikan secara ringkas dapat ditunjukan dengan unsur-unsur yang membentuknya sebagai berikut :
1. Sumber belajar sebagai produk yang memungkinkan terjadinya tidak belajar. Sumber belajar yang terpenting adalah guru, dengan pengertian guru yang berkembang, yaitu mereka yang bertanggung jawab dalam pembelajaran. Media pendidikan merupakan suatu dimensi baru dalam kegiatan belajar. Isi pesan mengandung standar nasional minimum dan diperkaya sesuai dengan kebutuhan lingkungan. Gedung sekolah tidak merupakan sumber belajar yang esensial.
2. Proses belajar mengajar berlangsung dengan memerhatikan kondisi dan kebutuhan anak didik. Disiplin untuk belajar merupakan kunci berhasilnya proses ini. Proses ini dapat berlangsung dengan adanya interaksi antara anak didik dengan sumber belajar yang tidak selalu berupa guru. Penilaian proses belajar-mengajar dilakukan terus-menerus untuk memungkinkan bimbingan dan pembinaan yang lebih efektif.
3. Stuktur organisasi lembaga pendidikan mengalami perubahan, dimana tumbuh pola intruksional yang bervariasi, berbagai bentuk lembaga pendidikan, dan tingkat pengambilan keputusan dalam proses intruksional.
4. Kewenangan dan tanggung jawab guru kelas mengalami perkembangan, karena adanya tim pembelajaran yang memilih dan menyusun bahan belajar. Peranan guru kelas berkembang dan dituntut lebih banyak perananya sebagai pengelola kegiatan belajar.
5. Fungsi pengembangan dilaksanakan dengan sistematik untuk menghasilkan sumber belajarserta untuk berlangsungnya sistem intruksional yang efektif.
6. Pengelolaan model ini dilakukan secara luwes dengan berorientasukan tujuan. Kerjasama lintas sektoral dan koordinasi antarunit ditingkatkan. Diperlukan biaya khusus untuk menyelenggarakan dengan menekankan pada pertimbangan efektivitas dan efisiensi. Diperlukan pengelolaan personilia dan organisasi secara khusus.
Kamis, 27 Oktober 2011
Minggu, 23 Oktober 2011
BABII
PENGEMBANGAN KONSEPTUAL TEGNOLOGI PENDIDIKAN
1. LANDASAN FALSAFAH DAN TEORI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Berdasarkan dari tinjauan dari filsafah ilmu, setiap pengetahuan mempunyai tiga komponen yang merupakan tiang penyangga tubuh pengetahuan yang didukungnya. Tiga komponen tersebut adalah ontologi (apa), epistemologi (bagaimana), dan aksiologi (untuk apa).
Lumsdaine (1964, h. 373) berpendapat bahwa ilmu perilaku, khusunya tori belajar, merupakan ilmu utama untukmemperkembangkan teknologi pembelajaran. Bahkan Deterline berpendapat bahwa teknologin pembelajaran merupkan aplikasi teknologi informasi, yaitu untuk menghasilkan perilaku tertentu secara sistematik guna keperluan pembelajaran.
PENGEMBANGAN KONSEPTUAL TEGNOLOGI PENDIDIKAN
1. LANDASAN FALSAFAH DAN TEORI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Berdasarkan dari tinjauan dari filsafah ilmu, setiap pengetahuan mempunyai tiga komponen yang merupakan tiang penyangga tubuh pengetahuan yang didukungnya. Tiga komponen tersebut adalah ontologi (apa), epistemologi (bagaimana), dan aksiologi (untuk apa).
Lumsdaine (1964, h. 373) berpendapat bahwa ilmu perilaku, khusunya tori belajar, merupakan ilmu utama untukmemperkembangkan teknologi pembelajaran. Bahkan Deterline berpendapat bahwa teknologin pembelajaran merupkan aplikasi teknologi informasi, yaitu untuk menghasilkan perilaku tertentu secara sistematik guna keperluan pembelajaran.
Rabu, 05 Oktober 2011
MENYEMAI BENIH TEGNOLOGI PENDIDIKAN Prof. Dr. Yusufhadi, M.Sc
MENYEMAI BENIH TEGNOLOGI PENDIDIKAN
Prof. Dr. Yusufhadi, M.Sc
POTENSI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
• Tegnologi pendidikan merupakan suatu profes yang kompleks dan terintegrasi meliputi manusia, alat, dan sistem, termasuk di antaranya gagasan, prosedur, dan organisasi.
• Teknologi pendidikan memakai pendekatan yang sistematis dalam rangka menganalisa dan memecahkan persoalan proses belajar
• Teknologi pendidikan merupakan suatu bidang yang berkepentingan dengan mengembangan secara sistematis berbagai macam sumber belajar, termasuk di dalamnya pengelolaan dan penggunanaan sumber tersebut.
• Teknologi pendidikan merupakan suatu bidang profesi yang terbentuk dengan adanya usaha terorganisasikan dalam mengembangkan teori, melaksanakan penelitian, aplikasi praktis perluasan, serta meningkatkan sumber belajar.
• Teknologi pendidikan beroprasi dalam seluruh bidang pendidikan secara integratif, yaitu secara rasional berkembang dan berintegrasi dalam berbagai kegiatan pendidikan.
Prof. Dr. Yusufhadi, M.Sc
POTENSI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
• Tegnologi pendidikan merupakan suatu profes yang kompleks dan terintegrasi meliputi manusia, alat, dan sistem, termasuk di antaranya gagasan, prosedur, dan organisasi.
• Teknologi pendidikan memakai pendekatan yang sistematis dalam rangka menganalisa dan memecahkan persoalan proses belajar
• Teknologi pendidikan merupakan suatu bidang yang berkepentingan dengan mengembangan secara sistematis berbagai macam sumber belajar, termasuk di dalamnya pengelolaan dan penggunanaan sumber tersebut.
• Teknologi pendidikan merupakan suatu bidang profesi yang terbentuk dengan adanya usaha terorganisasikan dalam mengembangkan teori, melaksanakan penelitian, aplikasi praktis perluasan, serta meningkatkan sumber belajar.
• Teknologi pendidikan beroprasi dalam seluruh bidang pendidikan secara integratif, yaitu secara rasional berkembang dan berintegrasi dalam berbagai kegiatan pendidikan.
Langganan:
Postingan (Atom)